Subscribe

Powered By

Free XML Skins for Blogger

Powered by Blogger

Apr 14, 2009

Sifat Babi yang Sangat Diharamkan untuk Umat Islam

Kisah perbualan antara seorang ilmuan dengan ulama. Topik perbualan membincangkan fiqh semasa mengenai babi. Kenapakah babi diharamkan dan bolehkah babi menjadi halal? Ikutilah perbualan mereka.

Ilmuwan: Haramnya haiwan babi bagi umat muslim adalah disebabkan kerana banyaknya parasit dan kotoran dalam haiwan ini. Dengan semakin canggihnya ilmu kedoktoran, bukankah mungkin nantinya haiwan babi dapat dibersihkan dari virus dan parasit yang mematikan ini? Apakah nantinya haiwan babi yang bersih ini akan menjadi halal?

Ulama: Haramnya babi bukan kerana hal itu saja. Tetapi ada sifat babi yang sangat diharamkan untuk umat Islam.

Ilmuwan: Apakah itu?

Ulama: Cuba anda buat 2 kandang. Satu kandang anda isi dengan 2 ekor ayam jantan dan 1 ekor ayam betina. Satu kandang lagi anda isi dgn 2 ekor babi jantan dan 1 ekor babi betina. Apakah yg akan terjadi pada masing-masing di kandang tersebut? Bisakah anda meneka nya?

Ilmuwan: Tidak.

Ulama: Mari kita lihat sekarang. Pada kandang pertama dimana ada 2 ekor ayam jantan dan 1 ekor ayam betina. Yang terjadi adalah 2 ekor ayam jantan tersebut berkelahi dahulu untuk memperebutkan 1 ekor ayam betina tersebut sampai ada yg menang atau kalah. Dan itu adalah sesuai dengan kudrat & fitrah manusia yang diciptakan.

Ilmuwan: Pada kandang babi?

Ulama: Ini yang menarik. Pada kandang kedua itu, 2 ekor babi jantan itu tidak berkelahi untuk memperebutkan babi betina tersebut malahan menyetubuhi secara beramai-ramai babi betina tersebut dan juga terjadi hubungan homoseksual antara kedua ekor babi jantan tersebut setelah selesai dgn si betina. Hal inilah yang jelas-jelas bertentangan dgn fitrah umat manusia. Bila umat Islam ikut-ikutkan memakan babi maka ditakutkan umat Islam akan mempunyai sifat & karakteristik seperti babi ini..

Firman Allah SWT yang bermaksud:

"Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, (daging haiwan) yang disembelih atas nama selain Allah, yang tercekik, yang dipukul, yang jatuh, yang ditanduk, dan yang diterkam binatang buas, kecuali yang sempat kamu menyembelihnya, dan (diharamkan bagimu) yang disembelih untuk berhala. Dan (diharamkan juga) mengundi nasib dengan anak panah, (mengundi nasib dengan anak panah itu) adalah kefasikan. Pada hari ini orang-orang kafir telah putus asa untuk mengalahkan) agamamu, sebab itu janganlah kamu takut kepada mereka dan takutlah kepadaKu. Pada hari ini telah sempurnakan untuk kamu agamamu,dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmatKu, dan telah Ku redhai Islam itu jadi agama bagimu. Maka barang siapa terpaksa karena kelaparan tanpa sengaja berbuat dosa, sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."
(Al-Maidah: 3).

Diambil daripada emel dalam Yahoo Group.

No comments: